-:Selamat datang di Blog Info SMK Negeri 2 Ponorogo:-
Latest Post

Selamat Datang Para Peserta Didik Baru SMK Negeri 2 Ponorogo Tahun Pelajaran 2018/2019

Written By Amien on Jumat, 20 Juli 2018 | 02.23

Awal masuk sekolah baru, dulu sering membawa kecemasan tersendiri bagi calon siswa-siswi baru. Selain dituntut untuk cepat beradaptasi dengan lingkungan dan teman-teman baru, juga banyak tugas yang dibebankan. Lantas bagaimana dengan pelaksanaan Masa Orientasi Siswa (MOS) atau yang kini dikenal dengan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) saat ini?

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) juga dikenal sebagai Masa Orientasi Siswa (MOS), merupakan sebuah kegiatan yang umum dilaksanakan di sekolah setiap awal tahun ajaran baru, guna menyambut kedatangan para peserta didik baru. Masa Orientasi sudah tidak asing lagi dijumpai di tingkat SMP maupun SMA. Hampir seluruh sekolah negeri maupun swasta menggunakan cara itu untuk mengenalkan almamater pada peserta didik baru. Seperti hal nya di SMK Negeri 2 Ponorogo, sejak Senin 16 Juli 2018 kemarin mengadakan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan berakhir Jumat 20 Juli 2018 yang  diisi dengan kegiatan indoor dan outdoor. Untuk kegiatan indoor diisi dengan menekankan materi pendidikan karakter.

Sejak Senin pagi siswa mengikuti upacara sebagai pembukaan kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan (MPLS). Dilanjutkan dengan halal bi halal oleh seluruh warga SMK Negeri 2 Ponorogo. Kemudian siswa masuk ruangan untuk menerima materi pendidikan karakter yang disampaikan oleh AIPTU Triyana dari Polsek Ponorogo, dalam kesempatan ini pihak Polsek Ponorogo memberikan materi yang sering menjadi perbincangan dalam
kehidupan masyarakat terkait kenakalan remaja. Dimana kenakalan remaja sendiri merupakan suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau hukum dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan dewasa. Beberapa penyebab kenakalan remaja yang harus dihindari peserta didik seperti reaksi frustasi diri, gangguan berpikir dan intelegensia pada diri remaja, kurangnya kasih sayang orang tua / keluarga, kurangnya pengawasan dari orang tua, dampak negatif dari perkembangan teknologi modern, dasar-dasar agama yang kurang, tidak adanya media penyalur bakat/hobi, masalah yang dipendam, keluarga broken home, pengaruh kawan sepermainan yang tidak positif. Dalam pembahasan terkait kenakalan remaja dari pihak Polsek Ponorogo merangkum ada 4 lingkaran kenalan remaja yaitu merokok, free sex, minuman keras dan narkoba, bullying. Untuk bahaya yang ditimbulkan dari narkoba sendiri mampu mengubah sikap dan kepribadian; narkoba dapat menimbulkan sikap agresif atau brutal yang dapat menuju pada tindak criminal; mendorong perbuatan kriminal untuk memenuhi kebutuhan narkoba-nya, seperti mencuri atau masuk dalam prostitusi; mempengaruhi kesehatan fisik, mental, emosi dan sosial si-pemakai; menimbulkan sifat masa bodoh dan menghilangkan motifasi bekerja atau sekolah. Di akhir penyampaian materi AIPTU Triyana mempunyai harapan besar supaya seluruh peserta didik baru belajar yang rajin, belajar pintar sesuai cita-citanya, karena di era sekarang semua serba online, mencari ilmu sebanyak-banyaknya dan tercapai semua cita-citanya.

Di hari pertama Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) SMK Negeri 2 Ponorogo setelah menerima materi dari Polsek Ponorogo kemudian materi dilanjutakn oleh pihak kurikulum SMK Negeri 2 Ponorogo terkait layanan akademik, pemitan peserta didik, proses pembelajaran, penilaian hasil belajar, panduan penilaian akademik, layanan bimbingan peserta didik, ekstrakurikuler pilihan, struktur kurikulum, dan jam belajar siswa. Di SMK Negeri 2 Ponorogo, untuk Peminatan Peserta didik berdasarkan pilihan peserta didik  pada saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun 2018,  terdiri dari  Teknik Komputer dan Informatika/Teknik Komputer dan Jaringan, Perhotelan dan Jasa Pariwisata/Perhotelan, Kuliner/Tata Boga, Tata Kecantikan/Tata Kecantikan Kulit dan Rambut, Tata Busana/Tata Busana. Pembelajaran di SMK Negeri 2 Ponorogo dimulai pukul 06:45 sampai 15:30 dari hari Senin sampai Jumat dan untuk hari Sabtu bisa digunakan untuk kegiatan ekstrakurikuler.
Untuk kegiatan MPLS SMK Negeri 2 Ponorogo di hari kedua pada tanggal 17 Juli 2018, peserta didik baru dikenalkan dengan berbagai ekstrakurikuler yang bisa dipilih sesuai bakat dan keinginan peserta didik baru. Selain itu dari pihak SMK Negeri 2 Ponorogo juga mengenalkan lingkungan sekolah dan sekolah adiwiyata. Dalam pengenalan ekstrakurikuler pilihan, dari masing-masing ekstrakurikuler menampilkan aksinya yang sangat lincah dan info berbagai kejuaraan yang pernah diikuti. Berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang dapat diikuti mulai dari Pramuka, OSIS, Pencak silat, tari, jurnalistik, PKS, Rohis, karawitan, Fashion Show, PMR, dan masih banyak lagi.

Kemudian di hari ke tiga pada Rabu 18 Juli 2018, para peserta didik baru mengikuti kegiatan outbond, kerja bakti di lingkungan sekolah dan menampilkan pentas seni dari para peserta didik baru. Kegiatan MPLS ditutup dengan apel siang.
Di hari ke empat dan kelima yaitu Kamis 19 Juli 2018 dan Jumat 20 Juli 2018 melanjutkan kegiatan outdoor yaitu kegiatan PBB di lapangan batalyon. Peserta didik baru dibekali ilmu baris berbaris oleh Tim dari Kodim Ponorogo.
Serangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2 Ponorogo, diharapkan bisa menjadi bekal untuk menjalani kegiatan pembelajaran setiap harinya di sekolah dengan baik dan rajin. Seluruh para peserta didik baru sangan antusias mengikuti serangkaian kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMK Negeri 2, terlihat mereka mulai dari awal hingga akhir mengikuti dengan baik acara yang telah tersusun. eva_smkn2po

415 Peserta Didik Baru SMKN2 Ponorogo mengikuti Upacara Pembukaan MOPLS

Written By Amien on Minggu, 15 Juli 2018 | 19.28

Senin, 16 Juli 2018, bertempat di halaman sekolah, peserta didik baru SMK Negeri 2 Ponorogo mengikuti acara pembukaan masa orientasi pengenalan lingkungan sekolah. Dalam sambutannya Sujono, M.Pd mengatakan hari ini merupakan hari pertama dimana kalian masuk menjadi keluarga besar SMK Negeri 2 Ponorogo, “kami ucapkan selamat datang dan selamat bergabung dengan SMK Negeri 2 Ponorogo inshalloh kami siap menghantar anak-anak sekalian untuk meraih impian, dan cita-cita melalui pendidikan di SMK Negeri 2 Ponorogo”, demikian tutur Sujono, M.Pd, Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo
.
MOPLS merupakan ajang perkenalan lingkungan sekolah, para peserta didik baru akan diperkenalkan tentang SMK Negeri 2 Ponorogo, meliputi lingkungan sekolah, sarana dan prasarana, peraturan dan tata tertib, sistem pembelajaran dan ekstrakurikuler.

Acara pembukaan MOPLS ditandai dengan penyematan tanda peserta MOPLS oleh Kepala Sekolah kepada perwakilan peserta didik yang diikuti oleh seluruh peserta didik baru.   Karena ini merupakan hari masuk pertama setelah libur lebaran kegiatan dilanjut halal bi halal dengan berjabat tangan yang diikuti oleh seluruh peserta didik, guru serta karyawan SMK Negeri 2 Ponorogo. Semoga SMK Negeri 2 Ponorogo bisa semakin maju dan mendapat hati di masyarakat dalam mengemban amanah untuk ikut mencerdaskan anak bangsa. Inshalloh ! 



332 siswa SMK Negeri 2 Ponorogo Ikuti Gladi Bersih UNBK

Written By Amien on Senin, 05 Maret 2018 | 18.54

SMK Negeri 2 Ponorogo menggelar Gladi Bersih Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), yang dilaksanakan di sekolah Selasa (06/03).
Gladi berisih UNBK tersebut diikuti oleh seluruh siswa kelas XII yang berjumlah 332 siswa. Materi Gladi bersih UNBK pada hari pertama adalah Matematika, hari kedua Bahasa Inggris dan hari ketiga Teori Kejuruan. Secara umum kegiatan berlangsung lancar, kegiatan diawali dengan persiapan sistem dan mengecek kesiapan peserta dimulai pukul 07.30 WIB sampai dengan pukul 16.00, karena di SMK Negeri 2 Ponorogo ada 3 sesi. 

“Selain untuk menguji dan mengetahui penguasaan kompetensi siswa terhadap materi-materi Ujian Nasional (UN) yang diujikan dalam UNBK. Kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan sistem berjalan dengan lancar, baik jaringan peralatan yang ada di SMK Negeri 2 Ponorogo dan kualitas koneksi dengan server di Puspendik, Kemendikbud RI,” jelas Sigid Budianto, S.Pd, Salah satu proktor UNBK SMK Negeri 2 Ponorogo.

Dari pantauan dilab, segala hal terkait Gladi Bersih UNBK di SMK Negeri 2 Ponorogo ini berjalan baik dan sesuai harapan. Ada empat ruang lab komputer dengan Kualitas dan jumlah komputer yang memadai serta tersedianya koneksi jaringan internet yang besar mendukung Gladi bersih UNBK berjalan lancar.

Sementara menurut Kepala SMK Negeri 2 Ponorogo, Sujono, M.Pd, secara umum pelaksanaan Gladi bersih UNBK di SMK Negeri 2 Ponorogo berjalan lancar, dia berharap untuk pelaksanaan UNBK nanti juga bisa berjalan lancar.
“Kami berterima kasih kepada Kepala Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur dan para pihak yang telah menyiapkan fasilitas dan membantu hal yang diperlukan sehingga Gladi Bersih UNBK di SMK Negeri 2 Ponorogo dapat dilakukan dengan baik,” pungkasnya.

PERINGATI HARI SAMPAH, SISWA-SISWI SMKN2PO RESIK-RESIK ALUN-ALUN PONOROGO

Written By Amien on Jumat, 02 Maret 2018 | 22.31

Sebagai sekolah yang berbudaya dan peduli lingkungan SMK Negeri 2 Ponorogo mengadakan gerakan bersih-bersih sampah di lokasi-lokasi strategis di Ponorogo. Program yang dipelopori oleh Dinas Lingkungan Hidup ini  diikuti oleh ribuan pelajar, khususnya yang ada di kecamatan Ponorogo, Sabtu 3/3/2018. Acara ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Sampah Sedunia.

Ada ratusan siswa yang dikerahkan untuk memungut sampah, mulai dari sekitar taman-taman kota kawasan alun-alun Ponorogo dan tempat strategis lainnya. Selain yang disasar sampah yang berserakan juga paku yang menancap di pohon, lebih lanjut dikatakan pembersihan kawasan kota terbebas dari sampah sangat penting sebagai bentuk cinta akan lingkungan agar lebih bersih dan indah, apalagi bersih juga sebagian dari iman, karenanya gerakan membersihkan sampah ini juga sebagai salah satu upaya agar berkesadaran siswa dan masyarakat menjaga kebersihan dan lingkungannya semakin tinggi. 

"Gerakan pungut sampah ini dilakukan dalam rangka peringatan Hari Sampah Sedunia," kata Koordinator Adiwiyata SMK Negeri 2 Ponorogo Any Dwi Yulianto, S.Pd. ada ratusan siswa kita kerahkan untuk mengikuti kegiatan ini, sebagai bentuk implementasi sekolah adiwiyata yang memiliki visi peduli dan berbudaya lingkungan.

Menumbuhkan kesadaran akan pentingnya kebersihan lingkungan memang bukanlah hal mudah. Hal itu terlihat dari kurangnya partisipasi warga pada kegiatan ini. Akan tetapi, kita berharap apa yang kita lakukan hari ini dapat menjadi suatu awal untuk merubah kebiasaan warga menjadi lebih peduli dan menjaga kebersihan lingkungan. 

Ahya Lusingati, satu-satu chef wanita di Baobab Safari Resort bintang 4 Prigen Pasuruan

Written By Amien on Jumat, 06 Oktober 2017 | 18.42

Ahya Lusingati lahir di Ponorogo pada tanggal 29 September 1996, merupakan anak pertama dari Bapak Mukorrobin, yang beralamat di Jalan Muh Naim RT 03/ RW 01 Josari Jetis Ponorogo. Pengen menjadi wirausaha dengan mendirikan toko Pastry and Bakery di Ponorogo, membuat Ahya memilih melanjutkan pendidikan kejuruan di SMK Negeri 2 Ponorogo dengan mengambil jurusan tata boga, karena Ahya yakin di SMK Negeri 2 Ponorogo akan mendapatkan bimbingan yang sangat baik, menuju karir sesuai dengan cita-cita.

Ahya Lusingati merupakan lulusan SMK Negeri 2 Ponorogo tahun 2015, saat ini telah bekerja sebagai 1st cook Baobab Safari Resort bintang 4 Prigen Pasuruan Jawa Timur, Pastry and Bakery section At Kilimanjaro Restaurant, Salah satu Restoran yg ada di Baobab Safari Resort dengan tema Afrika. Dia menjabat sebagai 1st cook atau Senior Cook merupakan pangkat  yang   biasanya  diberikan Kepada  seorang  Cook   yang  dianggap  mampu    untuk mengambil   alih   tanggung jawab  atasannya dan untuk beberapa hal dia diberi wewenang untuk bertindak sebagai “Chef de Partie/Demi Chef” apa  bila   yang   bersangkutan   berhalangan,   misalnya sakit,  cuti,  libur  (day off ).

Pengalaman menarik jadi chef  karena di tempat saya kerja Baobab Safari Resort, saya adalah wanita satu-satunya yang menjadi chef, pastinya menjadi kebanggaan sendiri bisa berkecimpung di dunia kuliner dengan chef-chef lain yang memiliki pengalaman luar biasa, menyajikan berbagai macam masakan di dunia dengan cara, ilmu, penyajian yang menarik.

Pesan kepada anak-anak yang saat ini masih menempuh penidikan di SMK Negeri 2 Ponorogo, untuk lebih semangat belajar untuk meraih cita-cita dan karir yang cemerlang, karena hasil tidak pernah menghianati usaha. Yakin dengan passion mu, tekuni dan wujudkan impian mu, Semangaat SMK BISA … !!! 

Yuni Shara, Lulus Sekolah Langsung Kerja !

Written By Amien on Kamis, 05 Oktober 2017 | 20.19

Lulus sekolah langsung kerja itulah dambaan para orang tua ketika menyekolahkan anaknya ke sekolah kejuruan, begitu juga dengan Shara cewek yang merupakan alumni dari SMK Negeri 2 Ponorogo ini, lulus langsung diterma kerja di PT. Permodalan Nasioanal Madani (Persero). PT. Permodalan Nasional Madani (PNM) merupakan Badan Usaha Milik Negara yang Fokus pada Pembiayaan dan Pendampingan Usaha Mikro Kecil, memiliki misi Menjadi lembaga pembiayaan terkemuka dalam meningkatkan nilai tambah secara berkelanjutan bagi Usaha Mikro, Kecil, Menengah dan Koperasi (UMKMK) yang berlandaskan prinsip-prinsip Good Corporate" Governance (GCG).

Sebagai Account Officer di PT. Permodalan Nasional Madani membuat Cewek yang memiliki nama lengkap Yuni Shara ini bisa memiliki banyak relasi dan pengalaman, karena lin bekerjanya cenderung berhadapan langsung dengan masyarakat. Selain itu di PT. Permodalan Nasional Madani untuk gaji sudah di atas UMR. Putri bapak Marno yang beralamat di ds. Semenok, Ngebel, Ponorogo ini merupakan alumni SMK Negeri 2 Ponorogo tahun 2016, dengan program keahlian tata boga.

“Saya sekolah di SMK Negeri 2 Ponorogo karena saya percaya di SMK Negeri 2 Ponorogo bisa mendapatkan bekal tentang ilmu pengetahuan khusus yang disesuaikan dengan minat dan kemampuan masing-masing dan mendapatkan bekal landasan (basic) berupa pelatihan kerja”.  Pekerjaan saya saat ini tidak sesuai dengan jurusan saya saat sekolah tapi tidak menjadikan masalah, semangat mencari pengalaman di bidang apa saja, selama kerjaan baik dan sesuai kemampuan, kenapa tidak, karena SMK Bisa ! tutur Shara.


Cewek yang terkesan tomboy ini selain memiliki hoby nyanyi juga memiliki hobi nari, berbagai tarian khas Ponorogo telah Shara kuasai, “tampil diberbagai event kegiatan di kota Ponorogo merupakan kebanggaan sendiri”, kata Shara. Memiliki cita-cita ingin menjadi wirausaha yang sukses, itu terbukti di sela-sela waktu kerjanya, cewek ini juga mengelola Online Shop dengan nama @SharaOlshop_jilbab yang menjual aneka baju dan jilbab.  Terus berjuang, tetap semangat, raih impian tuk menggapai kesuksesan๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š


PUTUS CINTA, MENGANTARKAN IWAN MENUJU KARIR YANG CEMERLANG

Written By Amien on Kamis, 28 September 2017 | 06.14

Hasratnya yang membara ingin menjadi orang yang berguna bagi keluarga, mengantarkan Iwan Safingi untuk masuk ke SMK Negeri 2 Ponorogo, mengambil jurusan tata boga. Karena menurut Iwan Dunia kuliner gak ada matinya dan salah satu nya yang bisa mengantarkan kita menuju karir yang cemerlang di bidang kuliner dengan belajar di SMK Negeri  2 Ponorogo khususnya di jurusan tata boga karena di SMK Negeri 2 Ponorogo siswa di ajari dari nol dan materi kompetensinya sudah sesuai dengan standart Asean Skill.

Dalam memasak, Iwan percaya pada prinsip fun, simple, and healthy cooking sebab ia ingin masyarakat mendapatkan menu makanan terbaik. Prinsip itulah yang kemudian menarik minat banyak orang. Tak terhitung banyak depot dan rumah makan di Ponorogo meminta kepada Iwan untuk menjadi juru masaknya, tetapi karena Iwan masih sekolah, maka ia hanya bisa mengambil part time di malam hari saja, Inilah yang kemudian menjadi titik balik atau turning point bagi Iwan, sekaligus menjadi cikal bakal dari Iwan untuk meraih kesuksesan karirnya di dunia kuliner.

Cowok yang memiliki nama lengkap Iwan Safingi ini merupakan alumni SMK Negeri 2 Ponorogo tahun 2015, berbagai kenangan menarik telah terukir ketika masa-masa sekolah, salah satunya jatuh cinta, si Iwan naksir siswi Teknik Komputer dan Jaringan, tetapi apa daya karena berbagai hal cinta Iwanpun kandas, namun itu tidak membuat Iwan merana, justru memotivasi dirinya untuk lebih giat belajar. Bagi Iwan, satu perpisahan itu sebenarnya umpama sebuah kunci yang akan membawa kita ke sebuah pintu. Dimana pintu itulah yang akan membawa kita lebih dekat dengan orang yang benar-benar Allah jadikan untuk kita. Orang yang benar-benar tepat dan layak untuk bersama kita. "Terbukanya pintu perpisahan maka terbuka juga pintu pertemuan." Anggap saja cinta yang pergi itu adalah cinta yang tidak layak bersama kita, disebabkan itu kita tidak perlu lagi menangisi kepergiannya.

Berangkat dari itulah Iwan yang merupakan putra kedua dari Bapak Sumiran yang beralamat di Desa Jalen, Kec. Balon, Ponorogo saat ini telah bekerja sebagai 3nd cook Blue sky di hotel bintang 4 Balikpapan Asian and western food section At Garden Restauran, salah satu restauran yang ada di Hotel Blue Sky Japanese Resto Chinese Resto And Island Resto. Pengalaman menarik jadi chef itu kita bisa merasakan banyak masakan dari seluruh dunia, sering ketemu artis dan petinggi negara yang jelas suatu kebanggaan bisa memberikan hidangan istimewa untuk mereka, papar  Iwan.

Pesan Iwan kepada siswa-siswi SMK Negeri 2 Ponorogo, teruslah semangat dalam meraih cita-citamu dengan belajar dan pastinya selalu berdoa kepada Alloh Swt, tentukan pilihan mu mulai dari sekarang ambil langkah yang tepat untuk meraih semua cita-citamu, SMK Negeir 2 Ponorogo akan menuntunmu menuju karir yang cemerlang. SMK Bisa ! 

Sekolah Tata Boga menghantarkan Rengga menjadi seorang Chef

Written By Amien on Rabu, 27 September 2017 | 17.50

Gak bisa dipungkiri lagi kalau tata boga adalah salah satu jurusan buat kamu yang cinta sama makanan. Karena  belajar di jurusan ini akan membuatmu terus-terusan dekat dengan makanan. Mencicipi dan memasak makanan sepertinya adalah kegiatan utama dalam jurusan ini. Selain itu, kamu jurusan tata boga juga akan belajar tentang proses pengoperasian katering,  pengetahuan dasar tentang makanan, pengadaan bahan makanan, dan masih banyak lagi. Setelah lulus, kebanyakan jurusan tata boga akan mencari pekerjaan di bidang industri makanan dan juga di bidang perhotelan. Mereka bisa bekerja sebagai manajer katering, manajer restoran, chef atau bahkan membuka usaha kulinernya sendiri.

Rengga salah satu alumni Tata Boga SMK Negeri 2 Ponorogo, saat ini sudah bekerja sebagai 2nd Cutter Sunachi Restauran  Chaines food di Grand Clarion Hotel & Convention bintang 4+ Makassar, yang merupakan salah satu restauran sunachi suki chains food.
Cowok yang memiliki nama lengkap Rengga Nanda Catur Yuda ini memulai karir di bidang kulinari semenjak kelas XI di SMK, disela-sela aktivitas belajarnya Rengga sudah bekerja di beberapa katering dan depot di Ponorogo, keuletan dan kegigihannyalah yang bisa mengantarkan Rengga sampai dengan yang sekarang ini. 

Mengagumi dan ingin menjadi seperti Chef Juna, itulah yang melatarbelakangi Rengga untuk mengambil jurusan Tata Boga di SMK Negeri 2 Ponorogo. Karena di SMK Negeri 2 Ponorogo diajari banyak  tentang tata boga. Makanya buat kalian para anak laki-laki jangan minder masuk ke jurusan tata boga, karena beberapa pekerjaan di bidang tata boga lebih cocok untuk dikerjakan oleh laki-laki. Contohnya jika kamu menjadi kepala koki di sebuah hotel. Kamu akan mengelola dapur dengan jumlah pasukan yang besar, masakan dalam jumlah besar, dan tak jarang waktu kerja yang panjang. Pekerjaan seperti ini dibutuhkan ketekunan dan stamina yang sangat prima cocok sekali untuk laki-laki yang karakteristiknya bisa bekerja dalam tekanan dengan waktu yang panjang.

Gak hanya kepala koki, usaha di bidang kuliner mulai dari tingkat kaki lima sampai ke bintang lima juga didominasi oleh para laki-laki. Gak percaya? coba cek tukang makanan yang keliling deh, rata-rata adalah laki-laki. Jangan remehkan pengusaha kuliner jalanan, jika tekun penghasilanya bisa 4-10Jt loh.

Selain itu banyak pengalaman yang bisa didapat ketika bekerja sebagai Chef salah satunya ketika ada wedding sering ketemu artis juga. Serunya lagi waktu ada wedding banyak itu jadi tantangan.  Cerita Rengga yang beralamat di Dusun Gunting Desa Suren, Kec. Mlarak Ponorogo. Soo tak sekedar kemampuan memasak yang dibutuhkan untuk menjadi seorang chef.  Yang pasti, profesi menjanjikan ini kini jadi incaran banyak orang!  Jangan ragu untuk masuk ke SMK Negeri 2 Ponorogo, SMK Bisa ! 

Akreditasi TKJ SMK Negeri 2 Ponorogo

Written By Amien on Senin, 12 Juni 2017 | 21.31

Senin, 12 Juni 2017, SMK Negeri 2 Ponorogo melaksanakan akreditasi Program Keahlian Teknik Komputer dan Informatika, khususnya kompetensi keahlian Teknik Komputer dan Jaringan. Tim Asesor dari Badan Akreditasi Provinsi Jawa Timur Drs. Bona Ventura Suprapto, M.Si dan Drs. Abdul hamid, M.T.

Akreditasi sekolah merupakan kegiatan penilaian (asesment) sekolah secara sistematis dan komprehensif melalui kegiatan evaluasi diri dan evaluasi eksternal (visitasi) untuk menentukan kelayakan dan kinerja sekolah. Instrumen penilaian mencakup komponen standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian.

Seperti diketahui, 5 Paket Keahlian di SMK Negeri 2 Ponorogo yaitu Jasa Boga, Patiseri, Kecantikan Kulit, Kecantikan Rambut dan Busana Butik, telah mendapat Akreditasi A lebih dulu. Semoga kali ini pun TKJ menyusul mendapat Akreditasi yang sama.

Kompetensi Keahlian Teknik Komputer & Jaringan di SMK Negeri 2 Ponorogo berdiri Sejak 6 tahun yang lalu dan sudah meluluskan 2 kali pada tahun ini. Semoga Teknik Komputer dan Jaringan SMK Negeri 2 Ponorogo dapat berkembang dengan baik dapat di kenal oleh masyarakat dan mampu mendidik siswa dan siswinya memiliki budi pekerti yang luhur, akhak mulia, trampil, cerdas dan kompetitif di dunia kerja, Aamiin. 



Berikut foto-foto kegiatannya : 




Polisi Sahabat Generasi Penerus Bangsa

Written By Amien on Selasa, 23 Mei 2017 | 07.18

Generasi muda sangatlah besar peranannya dalam pembangunan disegala bidang, oleh karena itu dari pihak kepolisian perlu memberikan perhatian kepada generasi muda, khususnya generasi muda yang masih usia pelajar dan pecinta alam agar terhindar dari bahaya narkoba untuk itu perlu adanya peran serta aparat Kepolisian untuk lebih mendekatkan diri dan berupaya menjadi sahabat remaja sehingga pada saatnya nanti mudah untuk memberikan sosialisasi pencegahan kenakalan remaja bagi masyarakat dan para siswa siswi.

Pada kesempatan ini Kasi Humas Aiptu Mustafa SA melaksanakan patroli dan sosialisasi pelajar SMK Negeri 2 Ponorogo yang melaksanakan perkemahan di hutan wisata Wonoasri Seper Jatipurno, hal ini merupakan salah satu langkah masyarakat bersama-sama untuk memberantas perederan narkoba di kalangan generesi muda dan permasalahan narkoba kini telah menjadi permasalahan bangsa yang dampaknya tidak mengenal usia, tempat maupun jabatan, Senin(21/5/2017) pukul 14.00 wib

Sosialisasi ini untuk menyampaikan himbauan dan Penyuluhan kamtibmas dengan tema mencegah Intoleransi umat beragama, penyalahgunaan narkoba, sex bebas, dan dalam mengendarai kendaraan bermotor agar senantiasa menjaga keselamatan berlalu lintas dan saling bekerjasama dengan Polri dalam rangka Harkamtibmas di wilayah hukum Polsek Jatipurno secara umum dan khususnya di kawasan Wisata.

Kapolres Wonogiri AKBP Mohammad Tora ,SH, SIK melalui Kapolsek Jatipurno AKP Moch Susilo dan Kasi Humas Aiptu Mustafa SA mengatakan”Diera gobalisasi seperti yang kita alami saat ini, , remaja harus terselamatkan dari bahaya globalisasi. Karena globalisasi ini ibaratnya kebebasan”

“Sehingga banyak kebudayaan-kebudayaan yang asing yang masuk, sementara budaya tersebut tidak cocok dengan kebudayaan kita. Sebagai contoh kebudayaan seks bebas itu tidak cocok dengan kebudayaan kita. Pada saat ini, kebebasan bergaul sudah sampai pada tingkat yang mengkuatirkan”

“Padahal Generasi muda adalah tulang punggung bangsa, yang diharapkan di masa depan mampu meneruskan tongkat estafet kepemimpinan bangsa ini agar lebih baik” ‘Dalam mempersiapkan generasi muda juga sangat tergantung kepada kesiapan masyarakat yakni dengan keberadaan budayanya”

“Untuk itu sebagai remaja harus membiasakan berfikir panjang ke depan sebelum melakukan sesuatu hal, apalagi yang belum kita ketahui dampak baik dan buruknya bagi diri kita, keluarga dan orang lain’pungkasnya (Mustafa SA)

Entri Populer

-: Site Meter :-

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2013. Info SMK Negeri 2 Ponorogo - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger